Teruntuk kamu, perempuan yang ingin kupinta kekasihnya...
Ketahuilah, aku sudah mencintanya bahkan sebelum aku tahu namanya.
Ketahuilah, aku sudah menetapkan hati padanya bahkan sebelum kutahu kau adalah miliknya.
Apa aku salah dengan rasa cinta ini?
Kurasa tidak, karena dia pun tak jelas sampai kapan akan kau miliki.
Aku tak pernah tahu, kau telah bersanding dengannya cukup lama
Yang kutahu hanyalah, aku jatuh cinta padanya sejak pandangan pertama.
Dia yang memang milikmu, jelas tak bisa menjelma jadi milikku.
Tapi itu hanya untuk saat ini, esok dan nanti tak ada yang tahu siapa yang akan dia jadikan istri.
Kuingin meminta padamu untuk melapangkan hati, menerima permintaanku pada awal tulisan ini...
Ketahuilah, aku sudah mencintanya bahkan sebelum aku tahu namanya.
Ketahuilah, aku sudah menetapkan hati padanya bahkan sebelum kutahu kau adalah miliknya.
Apa aku salah dengan rasa cinta ini?
Kurasa tidak, karena dia pun tak jelas sampai kapan akan kau miliki.
Aku tak pernah tahu, kau telah bersanding dengannya cukup lama
Yang kutahu hanyalah, aku jatuh cinta padanya sejak pandangan pertama.
Dia yang memang milikmu, jelas tak bisa menjelma jadi milikku.
Tapi itu hanya untuk saat ini, esok dan nanti tak ada yang tahu siapa yang akan dia jadikan istri.
Kuingin meminta padamu untuk melapangkan hati, menerima permintaanku pada awal tulisan ini...
Komentar
Posting Komentar