Kau sering memanggilku dengan sebutan "calon istri"
Kau bilang, harapmu semoga hubungan ini akan sampai ke pelaminan nanti
Aku hanya tersenyum, seraya mengamini
Belum setahun kita berjalan
Kau goyah - hilang pendirian
Kau bilang butuh waktu untuk menyendiri - menenangkan pikiran dan hati
Aku pun menyembunyikan diri, mempersilakan kau lakukan yang kau ingini
Namun apa yang terjadi?
Kau menenangkan pikiran dan hati pada sosok yang benar-benar tak kuingini
Kau pergi ke wanita di masa lalumu, tanpa peduli di sini kau tinggalkanku sendiri
Yang masih berpegang teguh pada harap pendirianmu akan kembali
Yang masih percaya kau bisa yakinkan lagi hati
Yang masih berpikir kau takkan mungkin pergi
Tapi nyatanya, kau dengan lugas meninggalkanku bersama harapan-harapan ini
Bersama semua kenangan yang harus kupeluk sendiri
Bersama sakit yang teramat pada hati ini
Kuanggap sebutan "calon istri" itu dari hati,
Nyatanya hanya canda untuk mengusir sepi
Kuanggap hubungan sampai "pelaminan" itu keseriusan,
Nyatanya hanya sebuah gombalan dari lelaki yang pandai mempermainkan
Baru kali ini kualami hal memilukan seperti ini
Percayalah, yang kau lakukan ini tiada yang bisa menandingi.
Kau bilang, harapmu semoga hubungan ini akan sampai ke pelaminan nanti
Aku hanya tersenyum, seraya mengamini
Belum setahun kita berjalan
Kau goyah - hilang pendirian
Kau bilang butuh waktu untuk menyendiri - menenangkan pikiran dan hati
Aku pun menyembunyikan diri, mempersilakan kau lakukan yang kau ingini
Namun apa yang terjadi?
Kau menenangkan pikiran dan hati pada sosok yang benar-benar tak kuingini
Kau pergi ke wanita di masa lalumu, tanpa peduli di sini kau tinggalkanku sendiri
Yang masih berpegang teguh pada harap pendirianmu akan kembali
Yang masih percaya kau bisa yakinkan lagi hati
Yang masih berpikir kau takkan mungkin pergi
Tapi nyatanya, kau dengan lugas meninggalkanku bersama harapan-harapan ini
Bersama semua kenangan yang harus kupeluk sendiri
Bersama sakit yang teramat pada hati ini
Kuanggap sebutan "calon istri" itu dari hati,
Nyatanya hanya canda untuk mengusir sepi
Kuanggap hubungan sampai "pelaminan" itu keseriusan,
Nyatanya hanya sebuah gombalan dari lelaki yang pandai mempermainkan
Baru kali ini kualami hal memilukan seperti ini
Percayalah, yang kau lakukan ini tiada yang bisa menandingi.
Komentar
Posting Komentar