Teruntuk laki-laki yang kucinta saat ini, izinkan aku untuk jadi egois atas dirimu.
Aku ingin jadi satu-satunya kekasih.
Tanpa kecuali.
Tanpa ada wanita lain lagi.
Aku ingin jadi satu-satunya yang kau damba.
Tanpa lelah.
Tanpa keluh kesah.
Aku ingin jadi satu-satunya yang kau cinta.
Tanpa dusta.
Tanpa ada orang ketiga.
Aku ingin jadi satu-satunya yang kau sayang.
Tanpa kurang.
Tanpa bimbang.
Aku ingin jadi satu-satunya yang kau manja.
Tanpa harus kupinta.
Tanpa harus banyak drama.
Aku ingin jadi satu-satunya yang kau sebut rumah.
Tanpa gelisah.
Tanpa amarah.
Aku ingin jadi satu-satunya yang kau percaya.
Tanpa kata-kata dusta.
Tanpa omong kosong belaka.
Percayalah sayang, jika semua ini kau lakukan, tanpa perlu kau minta pun jelas aku 'kan lakukan hal yang serupa jua.
Aku ingin jadi satu-satunya kekasih.
Tanpa kecuali.
Tanpa ada wanita lain lagi.
Aku ingin jadi satu-satunya yang kau damba.
Tanpa lelah.
Tanpa keluh kesah.
Aku ingin jadi satu-satunya yang kau cinta.
Tanpa dusta.
Tanpa ada orang ketiga.
Aku ingin jadi satu-satunya yang kau sayang.
Tanpa kurang.
Tanpa bimbang.
Aku ingin jadi satu-satunya yang kau manja.
Tanpa harus kupinta.
Tanpa harus banyak drama.
Aku ingin jadi satu-satunya yang kau sebut rumah.
Tanpa gelisah.
Tanpa amarah.
Aku ingin jadi satu-satunya yang kau percaya.
Tanpa kata-kata dusta.
Tanpa omong kosong belaka.
Percayalah sayang, jika semua ini kau lakukan, tanpa perlu kau minta pun jelas aku 'kan lakukan hal yang serupa jua.
Komentar
Posting Komentar